Bayam Menu Diet Penderita Diabetes Melitus

Bayam atau dalam bahasa inggrisnya amaranth merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting.Selain mengandung serat, bayam juga kaya betakaroten. 1 gelas bayam yang sudah dipetik bisa memenuhi 70% kebutuhan betakaroten per hari. Betakaroten (vitamin A), ditambah vitamin C membuat bayam bersifat antioksidan yang baik. Bayam juga mengandung asam folat, zat besi, dan seng.Secara umum tanama bayam dapat meningkatkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Bayam termasuk sayuran berserat yang dapat digunakan untuk memperlancar proses BAB.Kandungan besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun lain (besi merupakan penyusun sitokrom, protein yang terlibat dalam fotosintesis) sehingga berguna bagi penderita anemia.Bayam berasal dari Amerika tropik. Hingga sekarang, tumbuhan ini sudah tersebar di daerah tropis dan subtropis seluruh dunia. Di Indonesia, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan pada ketinggian 5 – 2 m dpl, tumbuh didaerah panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.

Bayam ini sering kita jumpai di meja makan.Bayam merupakan salah satu sayuran yang gampang di cari.Tanpa kita sadari bayam juga akan serat yang dapat membantu menjaga kestbailan kadar gula darah penderita. Inilah alasan mengapa bayam menu diet penderita diabetes melitus yang sangat baik. Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 200 ribu orang yang berusia antara 30-74 tahun menunjukkan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi sayuran (paling tidak 1½ porsi sayuran hijau setiap hari) memiliki risiko diabetes hingga 14% lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang jarang mengonsumsi sayuran (kurang dari ½ porsi sayuran hijau per hari).Selain dapat mencegah terjadinya diabetes, mengkonsumsi bayam dapat meringankan diabetes. Magnesium dalam kandungan bayam, diyakini dapat mencegah komplikasi pada penderita diabetes. Mengkonsumsi bayam secara rutin dapat membantu menstabilkan gula darah.Bayam  bisa dibilang jenis sayuran yang paling mudah didapat. Namun sayuran ini juga merupakan jenis sayuran yang paling jarang dikonsumsi. Padahal manfaatnya sangat beragam, khususnya bagi penderita diabetes.selain bayam menu diet penderita diabetes melitus,bayam juga berfusi mencegah kanker karena Vitamin A, C, serat, asam folat dan 13 flavonoid yang berada dalam bayam bermanfaat untuk menekan pertumbuhan sel kanker dan menurunkan risiko kanker hingga 34% terutama pada kanker rahim, kanker payudara, kanker prostat, kanker perut dan kanker kulit.