Bersepeda bila dilakukan secara teratur baik untuk mengontrol berat badan yang ideal. Bersepeda meningkatkan tubuh untuk membakar kalori serta meningkatkan tingkat metabolisme tubuh, yang pada akhirnya dapat membantu untuk menurunkan berat badan.Bersepeda (aerobik tipe I) adalah jenis olahraga yang intensitasnya bisa diketahui kapan saja, yaitu dengan meraba denyut nadi. Bentuknya ada yang statis dan dinamis, membuat olahraga bersepeda aman dan mudah untuk siapa saja. Bahkan, bagi yang tidak bisa keluar ruangan, bersepeda statis bisa dilakukan di dalam ruangan.Olah raga yang teratur dapat mengendalikan risiko diabetes. Manfaat olah raga bagi penderita diabetes.

Manfaat Bersepeda Bagi Penderita Diabetes Melitus

Bila tidak ada larangan, mulailah dengan olah raga ringan seperti senam aerobik, berjalan, berenang, dan bersepeda. Olah raga aerobik tersebut bermanfaat memperdalam pernafasan dan meningkatkan kerja jantung. Bagi Anda yang tidak pernah berolahraga, awali dengan 10 – 20 menit setiap kali latihan, beberapa kali seminggu.Olahraga bersepeda merupakan tips menghilangkan diabetes melitus yang aman.Diabetes sebenarnya dapat dikontrol dengan melakukan diet untuk penderita diabetes, dan ditambah dengan berolahraga maka kondisi fisik penderita diabetes pun dapat dijaga. Penderita diabetes biasanya memiliki penyakit kerusakan pada sistem saraf yang biasa disebut neuropati. Dengan berolahraga maka dapat mencegah terjadinya atau meluasnya penyakit ini.Manfaat bersepeda untuk diet atau menurunkan berat badan ini sudah banyak terbukti. Oleh sebab itu, banyak wanita yang ingin menurunkan berat badan melakukan olahraga ini secara rutin setia harinya. Bersepeda tidak harus dilakukan di jalan-jalan besar, Anda dapat memanfaatkan lingkungan atau taman di sekitar rumah Anda untuk menikmati segarnya bersepeda di pagi ataupun sore hari.Selain untuk diet, Anda dapat berjalan-jalan bersama keluarga atau orang tercinta. Dengan bersepeda setiap hari secara rutin, berat tubuh Anda akan menurun dan keinginan Anda untuk diet akan tercapai.

Selama bersepeda, sebagian otot-otot tubuh diaktifkan. Otot kaki yang bertanggung jawab untuk mengayuh pedal sepeda; otot perut dan punggung menstabilkan tubuh di sepeda dan bantalannya dari pengaruh ekdternal; dan sistem otot lengan dan bahu mendukung tubuh agar kuat memegang setang sepeda. Semua pelatihan dan pengencangan sistem otot ini, membuat otot semakin kencang dan mampu berfungsi secara efisien.Bersepeda bisa membakar sekitar 300 kalori per jam dengan kecepatan sedang, 400 kalori per jam jika dengan kecepatan 10-11 mph, dan 700 kalori bersepeda gunung dimedan berat selama 1 jam. Bahkan Anda sudah bisa membakar lemak sebanyak 5 kg selama setahun, hanya dengan menggunakan waktu setengah jam sehari bersepeda dengan kecepatan sedang.Dengan membiasakan tubuh bersepeda setiap pagi hari, Anda bisa mendapatkan manfaat plus dari olahraga yang kini bisa dijadikan hobi. Manfaat bersepeda setiap hari bagi Anda yang masih dalam masa pertumbuhan tentu akan lebih merangsang pertumbuhan tulang. Sehingga pertumbuhan tinggi akan lebih maksimal.  Anda juga bisa mendapatkan manfaat relaksasi dengan bersepeda. Perbaikan dari susunan sendi dan tulang bisa Anda dapatkan dengan aktivitas bersepeda secara teratur. Sehingga akan cukup baik bila bersepeda ini mulai dibiasakan sejak dini dan untuk semua kalangan usia. Bagi yang sudah menginjak usia lansia pun, bersepeda merupakan salah satu bentuk olahraga yang cukup aman dan sehat.Bersepeda dengan cara teratur dapat menghindarkan ataupun sekurang-kurangnya mampu kurangi tekanan darah. Menjaga dengan baik mengenai tekanan darah pasti  bagus untuk hindari penyakit stroke ataupun rusaknya pada organ yang lain. Tekanan darah dapat juga di turunkan dengan turunkan kecepatan detak jantung, yang dapat dikerjakan dengan bersepeda teratur.